CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »
Powered By Blogger

Jumat, September 04, 2009

Berikan Anak Pujian, Justru Akan Merusak Mereka


Penulis yang juga seorang ayah, Po Bronson berteriak memberikan pujian dari sela-sela pagar pertandingan sepak bola kepada anaknya. Hal tersebut selalu menjadi kebiasaan umum para orangtua. Orangtua yang seperti apa yang tidak melakukan hal yang sama, memberikan sejumlah pujian seperti "Kamu benar-benar hebat" atau "Kamu pandai sekali" kepada anak Anda setiap harinya.

Menurut Bronson, memuji anak-anak justru akan merusak mereka. Dalam buku terbarunya Nurture Shock yang ditulis bersama Ashley Merryman, ilmu jurnalis menjelajahi beberapa kesalahpahaman tentang membesarkan anak-anak dan bagaimana strategi pengasuhan modern seperti memberikan pujian yang berlebihan pada anak justru membawa keburukan bukan kebaikan.

Bronson mengakui, seperti yang lainnya, dia telah bersalah dengan mengguyuri anak-anaknya sejumlah pujian. Penelitian menunjukkan, 85 persen orang tua Amerika percaya bahwa sangat penting memberitahu anak-anak bahwa mereka cerdas dan memujinya atas kecerdasan mereka.

Dengan pujian, anak-anak akan terpaku pada pemeliharaan citra untuk menjadi cerdas. Dan tidak pernah mendapatkan sesuatu yang salah di depan orang lain, dan selalu terlihat sepertinya mereka (anak-anak) selalu benar yang tentu membuatnya mudah. Sebab, jika Anda menunjukkan usaha, itu merupakan pertanda Anda tidak dapat menurunkan bakat alami Anda. Dan mereka membuat pilihan yang aman. Mereka memilih kelas yang tidak akan menentang mereka. Mereka memilih guru dan pelajaran yang mereka tahu akan mendapatkan nilai A.

Saya posting kan artikel ini ke blog saya krn, sya tdk ingin trlalu bnyk orang tua yg memuji anaknya, krn saya sendiri sngt jarang d puji orang tua saya..
tak memuji bkn berarti tak sayang..

0 komentar: